![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Sebanyak 135 mahasiswa Institut Pertanian Bogor penerima beasiswa Karya Salemba Empat periode 2008/2009 memenuhi Ruang A Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (20/12). Acara Tatap Muka yang digelar oleh Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) ini masih mengangkat tema "sharing, networking, and developing" yang bertujuan untuk lebih mempererat hubungan antar-mahasiswa dan pengurus KSE.
Lihat juga Galeri Foto.
Hadir di acara itu Jasman Ginting dari Panin Bank, Direktur Kemahasiswaan IPB DR Rimbawan, serta para pengurus KSE yaitu Satriadi Indarmawan, Rizal B. Prasetijo, dan Basya G. Himawan. Yayasan KSE mengundang Ibu Mien Uno dari Lembaga Pendidikan Kampus Duta Bangsa sebagai pembicara tamu di acara tersebut.
Acara meriah itu dibuka oleh pengurus KSE Rizal B. Prasetijo yang menganjurkan para mahasiswa agar selalu aktif dalam kegiatan yang diadakan oleh KSE. Setelah itu Direktur Kemahasiswaan IPB DR Rimbawan berpesan kepada anak didiknya kelak dapat membawa diri di dalam masyarakat. Ketua KSE Basya G. Himawan seperti biasa menjelaskan perjalanan KSE hingga kini, selain itu juga memotivasi mahasiswa supaya belajar disiplin dan meningkatkan keterampilan. Jasman Ginting yang pagi itu datang mewakili Panin Bank -salah satu donatur KSE- berharap dengan adanya beasiswa dapat menunjang kelangsungan hidup dan cita-cita para penerima beasiswa menjadi insan yang berguna bagi kehidupan bangsa.
Kemudian sesi yang dinanti banyak mahasiswa: pemberian materi mengenai pengenalan diri, penggalian potensi diri, serta peningkatan kualitas diri. Mien Uno mengawali sesinya dengan menyanyikan lagu dari grup musik Abba "I Have a Dream". "Kita harus menjadi ujung tombak yang impresif. Kita harus mempunyai sifat keteladanan, punya kepribadian yang baik, harus jadi pemimpin, sabar, dan memiliki jiwa sosial," katanya. "Kita harus profesional. Kalau perilaku dan penampilan kurang menarik, itu akan merugikan diri sendiri dan lingkungan."
Lalu ia menjelaskan mengenai syarat "5F" yang harus dimiliki seseorang yaitu: focus, fast, flexible, friendly, dan fun. "Kita harus mau berbagi dan bersimpati, tidak putus asa, memiliki mental juara dengan cara menyemangati orang lain, jangan pernah takut salah. Kita harus berani berubah."
"Bagaimana menjadi pribadi yang berkualitas? Kita harus percaya pada diri kita sendiri, dapat berkomunikasi dengan baik, dan berpenampilan menarik. Ada 4 kemampuan dasar yang harus dimiliki yaitu pandai menempatkan diri, dapat mengelola diri, dapat berinteraksi dengan lingkungan, dan menjadi super tim," paparnya.
Di sela-sela materi yang ia bawakan, dengan lantang ibu 2 anak itu meneriakkan yel-yel yang diikuti oleh para mahasiswa. "We are the best!", "We are excellent!", "I can be the best!".
Acara yang dikemas sepanjang tiga jam itu diakhiri dengan menyanyikan bersama-sama lagu "We are the Champions". Suara para mahasiswa IPB terdengar begitu kompak dan bersemangat. Ya, semoga semangat itu tetap terus menyala sampai kapan pun.***