JAKARTA, RABU - Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo kembali meluncurkan Global Development Learning Network atau GDLN Indonesia, Rabu (9/7). Peluncuran tersebut bersamaan dengan pertemuan regional GDLN Pasifik yang berlangsung 8-10 Juli 2008 diikuti delegasi dari 12 negara anggota GDLN.
GDLN merupakan jejaring teknologi informasi dan komunikasi dengan anggota lebih dari 80 negara. Tujuan jejaring tersebut untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi bagi pembangunan melalui pertukaran informasi dan pengetahuan di antara negara-negara tersebut.
Melalui jejaring GDLN tersebut dapat dilakukan antara lain widya telewicara atau video conference antara perguruan tinggi di Indonesia dan berbagai sumber pembelajaran dari seluruh anggota GDLN. Program tersebut didanai oleh pemerintah yang sebagian dananya berasal dari pinjaman lunak Bank Dunia dan hibah-hibah.
Sejak tahun 2002 hingga kini, dana dari Bank Dunia sekitar dua juta dollar AS untuk membangun jejaring tersebut. Dalam peluncuran tersebut Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan, jejaring tersebut ke depan tidak hanya digunakan oleh komunitas pendidikan tinggi, tapi juga bisa dimanfaatkan oleh komunitas pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan nonformal, serta komunitas di luar pendidikan. Peter Stephens, Director of Communication for the East Asia and Pacific Region World Bank, mengungkapkan, pihaknya yakin GDLN merupakan alat pembangunan yang sangat kuat dan berkomitmen untuk terus mendukung program tersebut.
Indira Permanasari S
Rabu, 9 Juli 2008 | 14:49 WIB
http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/09/14491390/mendiknas.luncurkan.g...






