![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Bangunan Universitas Andalas secara umum mengalami kerusakan pada bagian atas dan mengalami retak–retak yang cukup serius diperkirakan lebih dari 2cm lebar dari retakan tersebut.
Gambar mobil di atas adalah salah satu bukti ganasnya gempa yang melanda di Sumatera Barat. Ada sekitar 75 mahasiswa yang mengalami luka baik ringan maupun berat, berdasarkan informasi yang saya terima seorang mahasiswa meninggal dunia pada saat kejadian. Mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil.
Pendataan ulang seluruh mahasiswa – mahasiswi akan dilakukan pada tanggal 12 oktober 2009 untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat tentang jumlah mahasiswa yang menjadi korban gempa sumatera, baik yang berada di kampus maupun di kampung halamannya.
Hingga saat ini kami hanya bisa mencari dan terus mencari semua teman- teman yang berada dikampus dan berusaha bergabung dengan team “Tanggap Darurat Gempa” yang berada di depan Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Andalas baik untuk menerima bantuan maupun mengajak seluruh teman di Universitas Andalas menjadi relawan di Padang Pariaman karena alat-alat berat tidak dapat memasuki area gempa karena kondisi prasarana jalan yang tidak memungkinkan, sehingga hanya dapat dilakukan proses evakuasi dengan alat-alat sederhana seperti cangkul dan lainnya.
Wassalam.
Zulfan E Nst
Unand ’05