![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Banyak peluang bisnis dan kerjasama yang terlewatkan karena kurangnya kemampuan lobi dan lemahnya posisi tawar dalam negoisasi. Bagi seorang pengusaha, lobi merupakan aktivitas yang sangat sering dilakukan untuk mendapatkan proyek, mendapatkan relasi, mendapatkan investor atau menyelesaikan konflik.
Tidak ada pebisnis yang menganut asas berbisnis untuk rugi. Semua ingin untung, lalu siapa yang rugi? Yang rugi adalah mereka yang karena kesalahan sendiri, tidak menguasai teknik negosiasi.
Negosiasi pada dasarnya adalah asas memberi dan menerima, memberi sedikit mungkin dan menerima sebanyak mungkin. Seorang negosiator ulung selalu tahu kapan sebaiknya memberi dan kapan harus menerima.
Salah satu sarana pendukung komunikasi bisnis adalah melalui korespondensi. Melalui korespondensi, pebisnis dapat memperkenalkan produk, merespon permintaan konsumen, menjawab komplain serta menjaga hubungan baik melalui surat atau sarana lain. Koresponsensi juga diperlukan dalam pengikatan bisnis.
Ikuti "Pelatihan Teknik Lobi & Negosiasi dan Pelatihan Korespondensi Bisnis" yang akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Sabtu, 12 Desember 2009
Waktu: 09.30 -14.30 WIB
Tempat: Kampus IPB Darmaga Bogor
Pembicara:
Sesi I: Bapak Sujarwo (PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk)
Sesi II: Tim Komunitas Tangan Di Atas (TDA)
Tujuan Pelatihan: