Tatap Muka di UNAND bersama OCBC NISP: Hadapi Tantangan
Yayasan Karya Salemba Empat kembali menggelar acara Tatap Muka Mahasiswa bekerja sama dengan Bank OCBC NISP yang dihadiri oleh 150 orang peserta Program Beasiswa KSE pada hari Sabtu, 27 Maret 2010 di Ruang Seminar E-21 Kampus Universitas Andalas, Padang.
Lihat juga: Galeri Foto
Acara Tatap Muka dibuka dengan sambutan dari Ketua Dewan Pengawas YKSE Bapak Satriadi Indarmawan serta Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Andalas Bapak Mustafa Kemal yang disambung dengan simbolisasi penyerahan beasiswa kepada tiga mahasiswa berprestasi dari Universitas Andalas dan penyerahan cinderamata dari Bank OCBC NISP kepada YKSE dan UNAND.
Sosialisasi & Pra MDP
Selanjutnya, materi acara diisi dengan Sosialisasi Pra-MDP dari Bank OCBC NISP. Program Beasiswa MDP (Management Development Program) adalah program beasiswa yang dikembangkan KSE dan Bank OCBC NISP dan dirancang untuk mengakomodasi mahasiswa berprestasi yang berminat untuk berkarir secara profesional di bidang perbankan. Diharapkan setelah melewati masa kuliah para mahasiswa bisa langsung mengikuti program pelatihan untuk kemudian mengisi posisi manajerial di perusahaan.
Di awal materinya, Kepala Divisi Corporate Communication Bank OCBC NISP, Ibu Lanny Goenawi memperkenalkan profile Bank OCBC NISP. Beliau kemudian menjelaskan hak dan kewajiban apa saja yang akan didapatkan oleh para mahasiwa jika mengikuti program tersebut.Program ini disambut dengan antusias oleh mahasiswa terbuktinya dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dan dijawab langsung oleh Ibu Lanny.
Motivasi
Seusai jeda, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi motivasi diri yang dibawakan oleh Rima Olivia dari Uniform dengan tema "Change of Challenge". Sesuai temanya, tujuan digelarnya sesi ini adalah untuk memahami bagaimana cara mengubah asumsi mengenai diri sendiri yang sebenarnya membatasi perkembangan diri masing-masing.
Sesi terasa ringan namun amat bermanfaat bagi para peserta lokakarya, karena Ibu Rima mengemasnya dengan berbagai permainan yang seru sehingga mampu menyegarkan semangat mahasiswa setelah hampir setengah hari mendapat pendalaman materi dari acara sebelumnya.
Menurut Ibu Rima setiap perubahan harus bersifat lentur; kita seharusnya belajar menyukai diri sendiri, karena dengan ini berarti kita telah membuka mental block atau batasan yang mengganggu perkembangan diri.


















