Kegiatan Bidang Riset dan Teknologi Aplikatif

Rate this item
(0 votes)
  • Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah

Merupakan bentuk kegiatan yang melatih dalam menuangkan ide, gagasan, dan kreativitas dalam bentuk tulisan karya ilmiah. Kegiatan ini   dikemas dalam sebuah workshop atau diskusi dimana beberapa orang peserta berkumpul untuk memecahkan masalah tertentu dan mencari solusinya.

Setelah semua materi tersampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan follow up kepenulisan kepenulisan karya ilmiah, yaitu: pembuatan karya ilmiah yang ditujukan untuk ajang lomba pekan kreativitas mahasiswa (PKM) dan ajang lain yang serupa. Tahap akhir dari program ini adalah aplikasi program yang telah diajukan, sehingga tidak hanya menjadi tulisan yang terabaikan.

Tujuan dari pelatihan karya ilmiah ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa penerima beasiwa KSE dalam menulis khususnya menulis karya tulis ilmiah. Beberapa paguyuban melaksanakan kegiatan tersebut diantaranya: Paguyuban KSE UI, Paguyuban KSE UGM, dan Paguyuban KSE USU.

 

 

  • Aplikasi Teknologi Terapan

Merupakan tahap aplikasi program yang telah teknologi yang telah diusulkan sebelumnya serta telah teruji untuk selanjutnya diterapkan di masyarakat sekitar. Beberapa paguyuban yang melakukan aplikasi teknologi terapan ini dilakukan di desa binaan sekitar kampus atau sekretariat. Tujuan dari kegiatan ini adalah aplikasi teknologi yang berdaya guna bagi masyarakat serta masyarakat sekitar mampu mengaplikasikannya dalam hal materi maupun fleksibilitas daya gunanya. Beberapa paguyuban yang melaksanakan kegiatan atau program ini, diantaranya :

  1. ProgramEnergi terbarukan"Briket" oleh Paguyuban KSE UGM. Briket yang merupakan Bio -arang sebagai bahan bakar terbarukan ini adalah biomassa yang bisa dibuat dari beberapa limbah organik seperti daun kering, kayu kering, dan tempurung kelapa. Briket merupakan salah satu renewable energi yang dapat dikembangkan dan diaplikasikan oleh masyarakat.
  2. Paguyuban KSE UGM dalam Program pembinaan SLB Semin melakukan pemanfaatan teknologi tepat guna yakni biogas yang dijadikan sebagai salah satu sumber energi untuk memasak. Komponen lain yang dikembangkan adalah peternakan dengan memberikan bibit ayam dan pelatihan tata cara pemeliharaannya. Selain itu dalam program pembinaan ini, Paguyuban KSE UGM melaksanakan program-program aplikasi teknologi terapan lain seperti : Pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Pengembangan ayam kampung super, Pengembangan jahe merah, Pengembangan perikanan dan penelitian prilaku siswa/i Semin (PKM).
  3. Program Bina Desa Aplikasi Riset Penjernihan Air (Water Treatment) oleh paguyuban KSE ITS. Berangkat dari kualitas dan kuantitas air yang berada dipesisir berada pada taraf yang memprihatinkan. Disamping air bersih hanya bisa didapatkan dengan membeli. Sumber air yang terdapat pada daerah tersebut sangat jauh dari kondisi layak. Oleh karena itu, Paguyuban KSE ITS mengaplikasikan alat penjernih air (water treatment) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui alat yang murah, mudah, sederhana dan bisa dibuat oleh semua elemen masyarakat. Dalam hal ini, paguyuban KSE ITS memfasilitasi masyarakat Keputih tegal timur RT 3 dan 4, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur dalam hal penyuluhan cara membuat penjernih air, cara pembuatan maupun perawatan dari alat tersebut.
  4. Dengan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan danmenciptakan pola hidup sehat di masyarakat sekitar Kampus UNDIP dan Sekretariat, Paguyuban KSE UNDIP melaksanakan program “Sehat Bersama Kompos KSE ” berupa sosialisasi dan aplikasi sampah organik dan anorganik serta pelatihan pembuatan kompos menggunakan sampah organik. Berawal dari memperingati hari peduli Sampah Nasional, Paguyuban KSE UNDIP berharap warga dapat mengaplikasikannya lebih lanjut dan menjadi budaya hidup sehat dan bermanfaat.
  • Bina Desa Pembudidayaan Tanaman

Pembudayaan tanaman-tanaman dari hasil riset mahasiswa Penerima beasiswa KSE yang dijadikan program pemberdayaan masyarakat. Aktifitas pembudayaan tanaman-tanaman yang memiliki sumber keuntungan dan daya guna yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Beberapa paguyuban yang melaksanakan kegiatan atau program ini, diantaranya :

  1. Paguyuban KSE ITS melaksanakan program pemberdayaan masyarakat yaitu pembudidayaan Jahe Merah dengan aktifitas penanaman jahe merah bersama-sama dengan warga keputih Surabaya pada media polybag sehingga mampu dibudidayakan dengan mudah oleh masyarakat. Paguyuban KSE ITS memfasilitasi masyarakat dengan melakukan sosialisasi budidaya jahe merah yang mudah dan efisien sehingga harapannya dapat mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui lahan yang tidak terlalu besar. Kegiatan ini juga telah disepakati akan menjadi program global Paguyuban KSE Se-Indonesia.
  2. Memperingari Hari Lingkungan Hidup, bekerja sama dengan KESEMAT UNDIP, Paguyuban KSE UNDIP melaksanakan kegiatan “Mangrove with SAPI (anak didik program bimbel Paguyuban KSE UNDIP). Penanaman mangrove di sekitar jawatengah guna memperkenalkan cinta lingkungan terhadap anak-anak (terutama anak-anak Saung Pintar KSE Undip).
  3. Program Paguyuban KSE UNDANA yakni "Go Green Paguyuban" di Daerah Liliba, Penfui, Pusat Kota Kupang, dan Area sekitaran Kampus Undana. kegiatan ini merupakan penanaman 1000 pohon di lahan-lahan kosong yang bekerjasama dengan para penerima beasiswa lainnya yang ada di UNDANA dilakukan setiap tahunnya.Tujuan kegiatan ini antara lain untuk Mengurangi dampak panas matahari yang sangat menyengat sehingga dengan adanya penanaman 1000 pohon ini dapat membuat kota kupang lebih asri dan hijau, serta mencegah terjadinya banjir di daerah yang padat penduduk seperti di Pusat Kota Kupang.

 

Read 871 times