Notice
  • Simple Image Gallery Notice: Joomla!'s /cache folder is not writable. Please correct this folder's permissions, clear your site's cache and retry.

"Menjadi Leader yang Peduli Terhadap Masyarakat" Featured

Rate this item
(0 votes)

ILC IV Batch 6 - 946 (empat puluh enam) mahasiswa Indofood Leadership Camp IV batch 6 yang terpilih dari rangkaian pelatihan dan seleksi Indofood Leadership Camp I, II dan III ditantang kembali untuk terjun kemasyarakat. Setelah sebelumnya melakukan Positif Fighter dan Social Activity di Masyarakat Cibodas, Jawabarat pada Pelatihan Indofood Leadership Camp II Batch 6 tanggal 2-8 Mei 2014, kali ini mahasiswa terpilih tersebut melakukan aktifitas pelatihan, social actifity dan belajar mengenai Budaya kerja dan Budaya Perusahaan di Perkebunan Teh Kertasarie Estate PT London Sumatra Tbk. Pangalengan - Jawa Barat pada tanggal 5-9 September 2014.


Sebelum melakukan aktifitas pelatihan dan social actifity di  Perkebunan Teh, Pada tanggal 5 September 2014 para mahasiswa berkesempatan untuk melakukan Factory Visit di PT Indofood CBP Divisi Nutrision and Special Food di Padalarang - Jawa Barat. Pengalaman yang sangat berharga rekan-rekan mahasiswa BISMA tersebut dapat menimba ilmu langsung mengenai Budaya Kerja dan Perusahaan dari Pabrik dan Kantor yang memproduksi berbagai produk spesial dari PT Indofood seperti SUN, Promina dan Provita. Bahkan, mereka pun 
diberi kesempatan untuk diskusi dan tanya-jawab untuk dapat lebih mengenal bagaimana proses produksi dan segi managerial di perusahaan tersebut dalam sesi Talkshow.
Dwi Setyo (CSR Manager Corp. Communicarion PT Indofood Sukses Makmur Tbk.), Akhmad Dwiryanto (Factory Manager PT Indofood CBP Divisi Nutrition and Special Food) dan Laela Khaerunnisa Eugenia (MT Manufacturing  PT Indofood CBP Divisi Nutrition and Special Food) berkenan untuk mendampingi mahasiswa tersebut dalam sesi Talkshow tersebut.

Laela Khaerunnisa Eugenia (MT Manufacturing  PT Indofood CBP Divisi Nutrition and Special Food) yang juga sebagai lulusan BISMA Batch 4, Selain menjelasakan mengenai proses produksi dan budaya kerja dipabrik, ia juga memberikan gambaran mengenai Dunia Kerja dan pengalaman yang sangat berharga mendapatkan pelatihan dari Indofood ini sehingga memiliki bekal untuk masuk di Dunia Kerja atau Pasca kampus. "Adik-adik sangat beruntung mendapatkan pembekalan seperti ini, manfaatkanlah kesempatan ini untuk belajar menimba ilmu dan menjadi insan yang selalu berkontributif kepada masyarakat" ungkap wanita lulusan Universitas Diponegoro ini.

Kegiatan berlanjut di Perkebunan Teh Kertasarie Estate - PT London Sumatera Tbk, Pangalengan - Jawa Barat dengan diawali pembukaan Indofood Leadership Camp yang ditandai dengan pemakaian tanda pengenal peserta oleh Werianty Setiawan (Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk.) disaksikan juga oleh Arief Wanna (Wakil Ketua Yayasan Karya Salemba Empat), Satriadi Indarmawan (Ketua Dewan Pengawas Yayasan Karya Salemba Empat), Stefanus Indrayana (General Manager Corp. Communication PT Indofood Sukses Makmur Tbk.) serta Jajaran Manajemen  Corp. Communication PT Indofood Sukses Makmur Tbk. dan Yayasan Karya Salemba Empat.

Para peserta pun dibekali dengan materi-materi mengenai Agri Bisnis secara umum dan lingkungan perkebunan dan Pabrik Teh Kertasarie Estate PT London Sumatera oleh para Assistant Manager Kebun Kertasaire Estate. Materi ini sebagai pengetahuan awal dan tolak ukur para peserta untuk melakukan kegiatan kontributif kepada masyarakat sebelum terjun langsung ke masyarakat sekitar agar kegiatan yang para mahasiswa rancang dapat tepat sasaran dan bermanfaat. Tidak ketinggalan pula Satriadi Indarmawan (Ketua Dewan Pengawas Yayasan Karya Salemba Empat) memberikan materi Sharing & Interactive kepada mahasiswa sebagai motivasi dan penyemangat untuk melakukan kegiatan yang berguna dan kontributif kepada masyarakat.

Rasanya kurang mantap apabila para mahasiswa BISMA ini hanya diberikan materi saja, tentunya materi lapangan pun dipersiapkan untuk rekan-rekan mahasiswa BISMA ini bisa lebih memantapkan pengetahuannya mengenai Dunia Agribisnis, Perkebunan dan Pabrik Teh. Para mahasiswa didampingi oleh para Staff yang dikomandani oleh Fadly Gunawan dan Bentar (Assistant Manager Kertasarie Estate) untuk menggali pengetahuan langsung dilapangan melihat proses pembibitan sampai pemetikan teh di kebun Teh. Tidak hanya itu, para siswa diajak juga untuk melihat proses produksi pengolahan teh di Pabrik.

Untuk lebih memantapkan pengetahuan peserta mengenai Dunia Kerja dan Perusahaan Pasca Kampus, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Talkshow bersama Werianty Setiawan (Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk.) dan Mirza Adityaswara (Deputy Senior Gubernur Bank Indonesia dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Karya Salemba Empat). Pada Sesi ini para mahasiswa diajak untuk mengembangkan wawasan mengenai dunia makro dari segi Pekerjaan, Perusahaan serta manfaatnya Industri bagi perkembangan Ekonomi Bangsa. Selain itu, Werianty Setiawan dan Mirza Adityaswara juga memberikan pengalaman-pengalaman jejak langkahnya dalam meniti karir sebagai penyemangat para mahasiswa untuk meraih mimpi dan cita-cita mereka.

Hanya Cukup 2 hari saja materi-materi kelas dan lapangan ini diberikan, selanjutnya 3 hari adalah poin penting bagi para mahasiswa untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang kontributif bagi masyarakat sekitar. Para Mahsiswa BISMA dituntut untuk membuat project sosial yang kontributif kepada masyarakat sekitar, dengan melakukan survey dan diskusi dengan beberapa tokoh masyarakat, Karang Taruna dan Ibu-ibu PKK di Kertasarie Estate ini, para mahasiswa langsung melakukan FGD menentukan Program kerja sosial yang akan laksanakan.

Sebagai calon pemimpin yang peduli dengan masyarakat, para Mahasiswa BISMA ini bertekad untuk melakukan 3 kegiatan aplikatif dibidang Pendidikan, Kesehatan, dan Pemberdayaan Masyakarakat. Selain itu, kegiatan ini pun didukung oleh beberapa mahasiswa Program Yayasan Karya Salemba Empat dari  Teknologi for Indonesia yakni Handsang, Briket, Kusagi dan Sekolah Peternakan Rakyat. Untuk lebih memaksimalkan kegiatan, Mahasiswa BISMA pun membagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan Bidang Aplikatifnya. Berikut implementasi kegiatan-kegiatan Social Activity yang telah berhasil dilaksanakan oleh mahasiswa BISMA :

1. Bidang Pendidikan

 a. Rumah Baca BISMA

Implementasi kegiatan yang membangun Perpustakaan di salah satu Madrasyah Kertasarie. Buku-buku diperoleh dari sumbangan Mahasiswa-mahasiswa BISMA dari berbagai Kampus. Dengan mendorong Pemuda dan Pemudi Karang Taruna disana untuk menjaga dan melanjutkan serta mengembangkan Rumah Baca BISMA ini, Para Mahasiswa BISMA pun yakin tujuan untuk mengenalkan budaya membaca kepada masyarakat dan anak-anak dapat memberi manfaat besar bagi generasi muda.

b. Dream Board Project dan Dream List Project (Kelas 6 SD dan 3 SMP)

Implementasi kegiatan berupa motivasi kepada siswa kelas 6 di SDN Kertasarie 1  dan kelas 3 SMP di Lingkungan Kertasarie agar bersemangat belajar dan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu para Mahasiswa BISMA mengenalkan kepada siswa mengenai mimpi dan cita-citanya dan memberikan mereka semangat untuk menggapainya. Metode pemberian motivasi tersebut dilakukan dengan memberikan pengalaman dan Fun Education serta Games.

2. Bidang Kesehatan dan Lingkungan

Kegiatan ini dilakukan dengan sasaran anak-anak SD dan SMP dilingkungan Kertasarie Estate, sebanyak 120 siswa SD dari 3 Sekolah dan 73 siswa SMP di Lingkungan Kertasarie Estate. Berikut implementasi kegiatannya :

a. Penyuluhan Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Melakukan Fun Education dengan presentasi mengenai PHBS diantaranya Bahaya merokok, Mencuci Tangan, dan Gizi. Video-video mengenai PHBS pun menjadi daya tarik sendiri bagi siswa-siswa untuk lebih memahami pentingnya perilaku Hidup bersih dan Sehat. Tidak lupa para Mahasiswa BISMA mengajari lagu dan gerakan "7 tahap gerakan mencuci tangan yang baik dan benar"

b. Praktek Cara Cuci Tangan yang Baik dan Benar

Setelah presentasi mengenai cara mencuci tangan yang baik dan benar, para siswa diajak untuk melakukan praktek langsung 7 gerakan mencuci tangan yang baik dan benar  menggunakan Handsang (Handsanitizer berbahan pelepah pisang) dari hasil pembuatan tim bidang pemberdayaan Masyarakat.

c. Bermain KUSAGI (Permainan Kartu Edukatif tentang Gizi)

Kusagi merupakan suatu inovasi  permainan kartu kuartet  yang memberikan edukatsi gizi sehat. Permainan ini sangat mudah dan menyenangkan sekaligus memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya anak-anak  untuk lebih mengenal dan memahami  kadar gizi. Permainan ini didampingi dan dimainkan oleh siswa-siswa SD dan SMP kertasarie.

3. Bidang Pemberdayaan Masyarakat

a. Handsang (Handsanitizer berbahan pelepah Pisang)

Handsang merupakan suatu inovasi handsanitizer berbahan dasar pelepah pisang. Bahan dasar tersebut selain ekonomis juga mudah ditemukan dan dibudidayakan. Selain itu pembuatan handsang ini mudah diproduksi. Produk Handsanitizer Handsang (handsanitizer dari pelepah pisang) yang di produksi oleh masyarakat Kertasarie sebagai upaya pemanfaatan pelepah pisang untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kertasarie melalui Ibu-ibu PKK dan Karang Taruna. Selain itu, handsang ini ditujukan sebagai sosialisasi kebiasaan Cuci Tangan dengan Sabun sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.

b. Briket

Dengan Latar Belakang terdapatnya limbah Daun kering dan ranting-ranting kering yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat Kertasarie Estate untuk dijadikan bahan bakar alternatif “Briket". Para Mahasiswa BISMA melakukan Sosialisasi dan Praktek langsung pembuatan dan aplikasi briket sebagai solusi bahan bakar alternatif yang hemat dan ramah lingkungan untuk keperluan industri kecil atau Rumah Tangga. Diharapkan dengan mengajak masyarakat melalui Ibu-ibu PKK dan Karang Taruna dapat menumbuhkan semangat berkarya dengan inovasi alat pembuatan briket yang lebih tepat guna dan biaya murah. Selain itu, Hasil Briket dapat dijual untuk menambah penghasilan keluarga/ Ibu-Ibu PKK ataupun Karang Taruna

c. Sekolah Peternakan Rakyat (Peternakan Sapi).

 

Kegiatan membagi informasi kepada para peternak mengenai cara pemeliharan yang baik dari aspek pakan, penyakit, produksi, reproduksi pada ternak. Para Mahasiswa BISMA melakukan Sosialisasi dan Praktik Mengenai pemeliharaan Sapi yang baik dan Benar kepada Peternak Sapi di Desa Rawasari d

an Gandasari  Kertasarie Estate. Selain itu, mereka juga melakukan Sosialisasi dan Praktik pembuatan pupuk 

Kompos dan pemanfaatan limbah kotoran sapi. Harapan besar dengan kegiatan ini yang melibatkan Kelompok Peternak Sapi dapat Mengurangi Limbah Kotoran Ternak Sapi, Meningkatkan Kualitas hasil peternakan Sapi Perah, dan Memberikan Solusi terhadap permasalahan peternak sapi Perah di Masyarakat Peternak Kertasarie Estate.

Dengan melibatkan komunitas-komunitas yang ada dimasyarakat Kertasari dengan kegiatan-kegiatan BISMA ini diharapkan dapat menjadi kegiatan yang berkelanjutan dan mandiri seterusnya. Kegiatan-kegiatan Implementasi Social Activity para Mahasiswa BISMA pun ditutup dengan kegiatan Gebyar Kesehatan IndoAgri "Pengobatan Gratis" di Posyandu Kertasarie Estate. (mie)

"Sukses bagi Mahasiswa-mahasiswa BISMA, Calon Pemimpin Masa Depan.... Sampai Bertemu kembali di Tahapan akhir Indofood Leadership Camp V Batch 6"

 

GALERI FOTO :

{gallery}Photos/2014-09 Indofood Leadership Camp IV Batch 6{/gallery}

Read 2210 times