"Menciptakan Sumber Daya Manusia Berkualitas" Tatap Muka Penerima Beasiswa KSE UNTAD Featured

Rate this item
(0 votes)

5748 731750716960737 8790479287669564092 nUniversitas Tadulako - Palu, 18-19 Desember 2015. Bank BNP Paribas bersama Yayasan Karya Salemba Empat melaksanakan kegiatan BNP Paribas Workshop & Tatap Muka Penerima Beasiswa KSE. Pada tanggal 18 Desember 2015, kegiatan dimulai dengan Tatap Muka Penerima Beasiswa Karya Salemba Empat. Seperti halnya yang biasa dilakukan untuk memulai acara, para peserta, narasumber dan para tamu undangan menyanyikan lagu indonesia dan juga penyerahan beasiswa BNP Paribas secara simbolis kepada 5 Mahasiswa UNTAD. 

Selanjutnya Sambutan Yayasan Karya Salemba Empat : Satriadi Indarmawan (Ketua Dewan Pengawas KSE). Beliau mengungkapkan bahwa KSE berjalan dengan silaturahmi. Kerjasama yang dilakukan bersama banyak donatur beasiswa termasuk diantaranya Bank BNP Paribas terjadi karena silaturahmi. Winy Tijono - Direktur Bank BNP Paribas juga memperkenalkan Bank BNP Paribas kepada mahasiswa dan berharap kegiatan-kegiatan seperti ini akan mempererat hubungan antara pemberi beasiswa dan penerima beasiswa.

"Kami sangat bersyukur dengan banyaknya kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Yayasan Karya Salemba Empat, selain mahasiswa diharapkan mendapatkan nilai akademik yang bagus, kami juga berharap para mahasiswa dapat pengetahuan lebih mengenai softskill melalui kegiatan-kegiatan seperti ini" Sambutan Wakil Rektor Bidang KemahasiswaanProf. Dr. Jayani Nurdin, MSi

Kegiatan dilanjutkan dengan Dialog Interaksif bertemakan "Menciptakan Sumber Daya Manusia Berkualitas dengan Semangat Sharing, Networking and Developing" dengan narasumber Winy Tijono - Direktur Bank BNP Paribas, Satriadi Indarmawan - Ketua Dewan Pengawas KSE, dan Prof. Dr. Jayani Nurdin, MSi - Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Acara yang dimoderatori oleh Christian P. Somali - Donor Relations Yayasan Karya Salemba Empat ini, memberikan beberapa pemahaman bahwa silaturahmi atau yang dikenal oleh KSE itu adalah sharing, networking and Developing merupakan suatu pijakan kita untuk menuai sukses dan hidup bermanfaat bagi orang lain.

BNP Paribas Workshop yang bertemakan "Peranan Perbangkan sebagai Intermedian Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia" yang disampaikan oleh Diana Marbu - Head of Human Resource Bank Paribas Indonesia. Selain mengungkapkan mengenai dunia perbankan, beliau juga menjelaskan mengenai career coaching atau persiapan-persiapan menuju dunia kerja.

Kegiatan esok harinya pada tanggal 19 Desember 2015, bertemakan “Berkarya Bermakna Bersama” bagi penerima Beasiswa KSE tahun ajaran 2014 – 2015 Dalam kegiatan ini hadir sebagai nara sumber, antara lain Ivandeva Irwantoro (Motivator Story), Satriadi Indarmawan (Ketua Dewan Pengawa KSE). Materi pertama disampaikan oleh Satriadi Indarmawan mengenai "Waktu adalah Anugrah", Materi yang disampaikan lebih interaktif dengan peserta dengan memberikan beberapa kasus dan argument yang dilontarkan peserta membuat pemahaman nyata bahwa waktu yang diberikan sangatlah singkat hanya untuk disia-siakan.

Acara intipun dimulai oleh nara sumber yaitu Ivandeva dengan tema “Berkarya Bermakna Bersama”. Materi yang disampaikan Ivandeva adalah sesuatu yang berkaitan erat dalam kehidupan sehari-hari, sejauh mana semua hal yang telah kita lakukan menjadi sesuatu yang bermakna. Para Pesertapun di minta untuk menuliskan kegiatan yang paling menarik didalam kehidupan ini, serta sejauh mana kegiatan tersebut ditekuni. Semua peserta menyelesaikan arahan dengan menulis di selembar kertas, pun ketika diminta menuliskan sejauh mana kegiatan tersebut menghasilkan sesuatu baik diterima, menimbulkan dampak dan penerimaan bagi peserta tersebut. Selain itu nara sumber juga menjelaskan bahwa kebersamaan dalam menjalani kegiatan-kegiatan tersebut adalah hal penting. Dengan bantuan sahabat, pelatih, coach dan bahkan komunitas lah kegiatan yang membuat menarik yang telah dituliskan dapat menjadi sebuah karya yang memiliki hasil nyata, dampak baik dan warisan untuk kehidupan selanjutnya.

 “Pada akhirnya, bukan kerja, dan bahkan bukan karir kita yang kita tinggalkan. Pada akhirnya, cerita kita yang kita tinggalkan.”,-Ivandeva.

Read 884 times